“ MEMBANGUN DAN MENSEJAHTERAKAN DESA TULUNG SINGKIP MENJADI DESA MANDIRI DIMASA SEKARANG DAN MENDATANG MELALUI BIDANG PERTANIAN DAN INDUSTRI KECIL”

Senin, 26 Desember 2016


Pada hakikatnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tulung Singkip (APB-Des) adalah rencana keuangan tahunan pemerintah Desa Tulung Singkip yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah Desa dan BPD, yang ditetapkan dengan Peraturan Desa.  APB-Des harus benar-benar dapat mencerminkan kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan potensi, permasalahan, dan keanekaragaman Desa, sehingga dapat menghasilkan struktur anggaran yang sesuai harapan bersama antara pemerintah Desa dan masyarakat.  Arah dan kebijakan umum APB-Des disusun berdasarkan skala prioritas dengan memperhatikan kondisai sumber daya yang tersedia terutama keuangan Desa dan mengacu pada agenda pembangunan Desa Tulung Singkip.
Kebijakan Umum Anggaran Desa Tulung Singkip dijadikan pedoman dalam menyusun APB-Des dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan isektoral, dalam penyusunan APB-Des juga memperhatikan beberapa hal lain, seperti : tingkat pertumbuhan ekonomi, pengangguran, kemiskinan dan ketimpangan. Adapun permasalahan Desa Tulung Singkip antara lain :
1.  pertumbuhan ekonomi yang cenderung lambat;
2.  Aset yang merupakan Pendapatan Asli Desa yang tidak tergali;
3.  rumah tangga miskin dan pengangguran semakin bertambah;
4.  akses dan kualitas Pendidikan masih rendah terutama bagi masyarakat miskin;
5.  pemanfaatan sumber daya alam belum optimal dan fungsi lingkungan hidup semakin berkurang;
6.  pengamalan nilai nilai agama dan sosial budaya belum berperan maksimal dalam rangka meningkatkan masyarakat yang agamis;
7.  ketentraman dan ketertiban, belum sepenuhnya terwujud;
8.  pelayanan publik belum memuaskan dan sumber pembiayaan sangat terbatas.

Bertitik tolak pada hal tersebut dan juga agar misi dan strategi dapat dilaksanakan sesuai dengan arah kebijakan anggaran Desa secara keseluruhan, maka perlu diperhatikan bahwa APB-Des pada hakekatnya merupakan perwujudan amanah masyarakat kepada pemerintah Desa Tulung Singkip untuk dikelola dalam rangka mencapai tujuan, maka APB-Des Desa Tulung Singkip dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa prinsip, sebagai berikut:

Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran. Transparansi dan akuntabilitas anggaran, baik dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan, maupun akuntansinya, secara keseluruhan merupakan wujud pertanggungjawaban pemerintah Desa kepada masyarakat. Oleh karena itu, dari tahun ke tahun diupayakan untuk memberikan informasi tentang APB-Des kepada masyarakat maupun lembaga lain yang berkepentingan, dalam format dan substansi yang akomodatif, terutama terkait dengan aspek pengendalian dan pengawasan terhadap obyektifitas anggaran.

Disiplin Anggaran. Anggaran Desa Tulung Singkip disusun berdasarkan kebutuhan real dan prioritas masyarakat dengan target dan sasaran pembangunan Desa Tulung Singkip. Dengan demikian, dapat dihindari adanya kebiasaan alokasi anggaran pembangunan ke seluruh sektor yang kurang efisien dan efektif serta senantiasa disesuaikan dengan pentahapan pembangunan yang telah ditetapkan. Anggaran yang tersedia pada setiap pos kegiatan merupakanbatas tertinggi belanja/pengeluaran. Oleh karena itu, tidak dibenarkan melaksanakan kegiatan melampaui batas kredit anggaran yang ditetapkan.

Keadilan Anggaran. Pemerintah Desa Tulung Singkip harus mampu menggambarkan nilai-nilai rasional dan transparan terkait dengan penentuan hak-hak dan tingkat pelayanan yang diterima oleh masyarakat di Desa. Mengingat, adanya beban pembiayaan yang dipikul langsung maupun tidak langsung oleh kelompok-kelompok masyarakat melalui mekanisme pajak/retribusi, serta adanya keharusan untuk merasionalkan anggaran yang lebih menguntungkan bagi kepentingan masyarakat dan mampu merangsang pertumbuhan ekonomi Desa sesuai mekanisme pasar.


Efisiensi dan Efektivitas Anggaran. Hal yang perlu diperhatikan dalam prinsip ini adalah bagaimana memanfaatkan sumber daya keuangan dan kewajiban masyarakat yang relatif masih terbatas untuk dapat menghasilkan pelayanan umum dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, anggaran ini disusun dengan memperhatikan tingkat efisiensi alokasi dan efektifitas kegiatan dalam kaitannya dengan pencapaian target dan sasaran tahunan perbaikan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan dalam proses penganggarannya berpedoman pada peraturan perundang-undangan yangberlaku.  Secara umum, tidak ada permasalahan di dalam pengelolaan keuangan Desa. Namun demikian, adanya beberapa perubahan kebijakan dari pemerintah tentang pengelolaan keuangan desa dapat menimbulkan kesulitan dalam pelaksanaannya, sehingga dituntut keseriusan pemerintah Desa Tulung Singkip dalam mengantisipasinya.

LINMAS  DESA TULUNG SINGKIP 
Kec. BLAMBANGAN PAGAR Kab. LAMPUNG UTARA
 Gino Singon
KASIMAN

LESMONO

M. TOBIIN
MULYADI

NARKO


PAIMAN

SAMAN
SAMINO

SUGIYANTO

SUPRI



Sabtu, 24 Desember 2016






Nama                             : RIYANTO SENGAJI
Tempat Tgl/Lahir          : -
Alamat                           : Desa Tulung Singkip Kec. Blambangan Pagar Kab. Lampung Utara



Lewat tangan dingin pria ini Desa tulung singkip kini bukan hanya sekedar desa kecil yang identik dengan ketertinggalan dan miskin.

Jangan dilihat desa Tulung Singkip sekarang seperti 7 (tujuh) tahun yang lalu, namun lihatlah sekarang.  Sarana dan prasarana desa Tulung Singkip semakin bertambah lengkap dan maju, infra struktur jalan yang menghubungkan desa tulung singkip dengan desa-desa tetangga kini telah sangat bagus dan kokoh, tidak lagi becek, berlubang dsb.
Balai desa pun terbangun indah dan dikombinasikan sebagai Gedung Olah Raga, dimana masyarakat maupun pemuda dapat memanfaatkan sarana balai desa bukan hanya sebagai tempat berkumpul maupun sidang saja, akan tetapi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan positif lainya seperti halnya : utuk olah raga bulu tangkis, olah raga tenis meja, dan untuk kegiatan-kegiatan pelatihan masyarakat lainya.
Bukan hanya itu, seorang RIYANTO SENGAJI sebagai kepala desa tulung singkip pun juga merancang posisi balai desa yang strategis, nyaman, indah dan terkesan agamis, karena didalamnya terdapat mushola yang megah dan kokoh.  selain dari pada itu disekitar lokasi balai desa tulung singkip pun difasilitasi gedung kesehatan (POSKESDES) dimana masyarakat dapat dengan mudah menjagkau untuk fasilitas kesehatan yang dekat dan akses mudah.
Dibidang pembangunan pun sangat begitu membanggakan, Kepala desa tulung singkip terus berupaya keras untuk pembangunan sarana maupun prasarana desa dengan memaksimalkan serapan dana bantuan pemerintah dan alokasi dana lainya hanya untuk kemakmuran desa tulung singkip, terbukti dari Pembanguanan infrastruktur jalan lingkungan yang kini sudah didominasi oleh jalan telford, aspal maupun hotmit.
selain pembangunan dibidang infrastruktur beliau (RIYANTO SENGAJI) juga telah membangun pemberdayaan masyarakat desa tulung singkip.  ini pun tak lepas dari jasa beliau yang gencar untuk memajukan desa tercintanya.  dan ini terbukti dari telah terbentuknya badan usaha milik desa (BUMDES), Koperasi-koperasi, kelompok Pertanian, kelompok perikanan, kelompok peternakan dan masih banyak kelompok-kelompok masyarakat yang berbasis pemberdayaan.
..........................................................................................................................................Bersambung


Senin, 19 September 2016

Peringatan Hari Koperasi Ke-69 Provinsi Lampung Tahun 2016 dengan tema "Membangun Kemandirian Koperasi Untuk Kemakmuran Rakyat"
Dilaksanakan di Kotabumi, 6 September 2016







 Sumber Klik Disini

Foto Peresmian Kantor TP.PKK Kabupaten Lampung Utara Dan Lomba Kreasi Jajanan Pasar Non Beras. Dengan peresmian TP.PKK Kabupaten Lampung Utara  diharapkan PKK semakin maju dan dengan Lomba Kreasi Jajanan Pasar Non Beras diharapka menambah semngat dan sillaturahim keluarga besar PKK Kabupaten Lampung Utara.






Sumber Klik Disini

Wisata dan daya tarik daerah menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas taraf kesejahteraan wilayah tersebut. Dalam hali ini, lampung utara tentu sangat berpeluang mengloha sumberdaya alam kabupaten lampung utara sebagai tempat destinasi wisata. 


Salah satu peluang tersebut adalah pencanangan Kampung Kopi sebagai tempat destinasi para pecinta kopi di Indonesia. Pengembangan desa wisata kopi ini tentu lahir atas dasar potensi wilayah Lampung Utara yakni perkebunan kopi. Dengan penambahan varian kopi, peningkatan kualitas dan cita rasa kopi serta promosi kampung kopi sebagai destinasi wisata kopi diharapkan menarik para pelancong dan wisatawan untuk berkunjung ke kampung kopi. 

Dengan semakin berkembang dan banyaknya wisatawan yang menjadikan kampung kopi sebagai destinasinya makan akan membuat perekonomian kampung tersebut meningkat.

Lampung Utara adalah daerah penghasil kopi yang melimpah, sumber daya alam dan manusia dalam mengembangkan tanaman kopi di Kabupaten Lampung Utara sangatlah memumpuni. Namun Kebanyakan dari msayarakat masih hanya menjual dan medistribusikan hasil perkebunan kopi dalam biji. 


Kopi Lampung yang terkenal kenikmatannya di seantero nusantara menjadi salah satu daya tarik pengusaha kopi di propinsi lain atau bahkan di pulau memasok kebutuhan pasokan kopi dari Lampung Utara. Para pelaku bisnis kopi kebanyakan memasok biji kopi mentah kepada pelanggannya. Padahal kita ketahui bahwa nilai jual kopi biji lebih rendah ketimbang kopi olahan bermerek.

Oleh karena itu, para pengusaha mikro harus berusaha membuat trobosan baru untuk meningkatkan mutu dan brand kopi di lampung utara sehingga nilai mutu dan harga kopi di lampung utara meninggkat. 

salah satunya dengan mengembangkan produk kopi kemasan bermerek. Selain dapat emembuka peluang pekerja baru, peningkatan citra dan kualitas kopi Lampung Utara di tinggkat nasional dengan kopi merek lokal akan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan nilai harga kopi dan kedepan lampung utara diharapkan bisa menjadi destinasi para pecinta kopi Indonsia. (djo)

Nomor Katalog : 1102001.1806074
Nomor Publikasi : 18060.1620

Tanggal Rilis : 2016-08-31


Baca lebih Lengkap Klik Disini

Publikasi ini memuat gambaran umum tentang keadaan geografi, iklim, pemerintahan dan perkembangan sosial ekonomi Kecamatan Sungkai Jaya. Kecamatan Sungkai Jaya. Dalam Angka 2016 menyajikan data tahun 2015 meliputi pendidikan, pertanian, keuangan dan harga.


Jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang Lampung ada Februari 2016 sebanyak 51.502 orang, naik sebesar 3,14 persen bila dibandingkan Januari 2016 yang mencapai 49.933 orang.


Jumlah penumpang kapal ferry yang berangkat melalui Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni Lampung pada Februari 2016 sebanyak 102.815 orang, turun sebesar 27,18 persen jika dibandingkan Januari 2016 yang mencapai 141.185 orang.

Penumpang pesawat udara yang berangkat dari bandara Raden Inten II pada Februari 2016 sebanyak 66.136 orang, turun sebesar 2,09 persen jika dibandingkan Januari 2016 yang mencapai 67.549 orang. Sementara itu penumpang pesawat udara yang datang di Bandara Raden Inten II pada Februari 2016 sebanyak 64.957 orang

Baca lebih lengkap Klik Disini


Publikasi ini memuat gambaran umum tentang  keadaan geografi, iklim, pemerintahan dan perkembangan sosial ekonomi Lampung Utara. Lampung Utara Dalam Angka 2016 menyajikan data tahun 2015 meliputi pendidikan, pertanian, tranportasi, keuangan dan pendapatan regional.


Untuk membaca lebih lanjut klik Disini

Sumber Klik Disini

Gema sholawat dan peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren sukadana udik dihadiri oleh bapak Bupati Lampung Utara beserta jajarannya yang sering beliau katakan adalah pelayanan -pelayanan rakyat .hadir pula dalam acara tersebut habib abdulrahman alhadad,Camat Bunga mayang,uspikakec.bunga mayang,kepala desa suka dana udik dsb.kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 800 orang jamaah pengajian,minggu 4 september 2016.


dalam sambutannya Bupati Lampung Utara mengatakan tujuan yg pertama kita kumpul dalam pertemuan ini adalah untuk bersilaturahmikrn dalam keseharian belum tentu kita dengan tetangga kanan kiri depan belakang dapat bersilaturahmi karna di sibukan dengan kegiatan masing-masing. Kemudian yg selanjutnya beliau sangat mendukung pembangunan pondok pesantren di desa suka dana udik sebagai wadah untuk menpedalam ilmu agama. Selesai menyampaikan sambutan beliau langsung menyerahkan bantuan secara pribadi untuk pembangunan pondok pesantren tersebut

Yang langsung di terima oleh panitia pembangunan.Acara tersebut kemudian diisi tausiah agama oleh habib umar al hadadd dari Bandar Lampung. setelah selesai acara di lanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren.

Sumber: http://www.lampungutarakab.go.id/

Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara bersama dengan warga beserta Unsur Pimpinan Kecamatan Abung Semuli melaksanakan penyemprotan hama wereng coklat di Gapoktan Jaya, Desa Semuli Jaya, Abung Semuli, Minggu (24/7).

Dalam Kegiatan tersebut turut hadir pula Camat Abung Semuli Juwono, Perwakilan Dandim 0412 Lampura, Pasi Teritorial Kapten Suroto, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, 3 (tiga) Kasi Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura dan staf Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara,  Perwakilan Balai Proteksi Tanaman Provinsi Lampung serta beberapa rekan dari pers.



Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara Sofyan, S.P., MM mengatakan luas lahan yang disemprot mencapai 3,5 Ha. 2 Ha tanaman padi sebelumnya sudah terserang hama wereng coklat dengan keadaan tanaman padi sudah mengering (puso). Laporan ini juga sudah didengar langsung oleh Bupati dan memerintahkan untuk segera dilakukan penyemprotan.”Mendapat laporan tersebut semalam, langsung dilakukan penyemprotan bersama,” kata dia (Sofyan.red)

Penyemprotan dilakukan segera, karena apabila terjadi serangan secara eksplosif berkelanjutan, dapat mengancam produksi padi di Lampura. Seperti diketahui, untuk sasaran produksi pada musim tanam gaduh pada Bulan April hingga September, sebanyak 103 ribu ton gabah kering giling dengan sasaran tanaman padi sawah, seluas 19 ribu hektar. “Jika tidak diantisipasi secara dini, akan mengakibatkan sasaran produksi tidak tercapai,” ujarnya.

Serangan hama wereng coklat ini, sangat membahayakan. Kerusakannya sangat luar biasa, serangannya dengan cara menghisap dan menusuk dari pangkal batang. Dalam periode 20 hari, serangga tersebut berkembang biak, mulai dari telur hingga menjadi wereng. Selain itu juga, pihaknya memberikan bantuan obat-obatan pestisida untuk memberantas wereng, dari Distanak dan juga Balai Proteksi, yang diterima oleh ketua Gapoktan Jaya, Toyib Mustofa.

Himbauan kepada petani, selalu melakukan pengamatan di lapangan, saling berkoordinasi. Pemberantasan menggunakan bahan kimia, merek Sidabas yang dibantu oleh Bupati sebanyak 2 dus, serta Balai Proteksi juga memberikan insektisida merek Applaud sebanyak 4 dus.”Pembasmian menggunakan bahan kimia yang efektif, wereng langsung mati,” ujarnya.

Sumber: http://www.lampungutarakab.go.id/

Dalam memeriahkan puncak acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 71, ratusan warga Desa Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara menyerbu dua kolam ikan yang terletak di Dusun Jakartabaru guna mengikuti lomba menangkap ikan dengan kedua tangan. Kepala Desa(Kades) Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara(Lampura), Ahmad Husen mengatakan, ?panitia sengaja menggelar acara unik menangkap ikan itu karena mengambil nilai juang para pejuang dalam meraih kemerdekaan NKRI.


“Panitia sengaja menggelar lomba adu tangkas menangkap ikan hanya memakai tangan tanpa alat ini di dalam kolam di Dusun Jakartabaru, Desa Kalibalangan untuk meriahkan HUT kemerdekaan RI ke 71,” kata Ahmad Husen, Senin(22/8).

Untuk peserta dalam lomba itu, lanjut Ahmad Husen, sedikitnya 250 warga desa setempat dan hadiah yang diperebutkan peserta terbanyak tangkapannya.”Acaranya dilaksanakan di dua kolam. Satu kolam khusus ikan lele diikuti peserta laki-laki. Dan untuk peserta perempuan ikannya campuran mas dan nila,”lanjut Ahmad. Dijelaskan, pada kolam peserta laki-laki yang berisikan ikan lele di-isi oleh panitia sebanyak 100 kg, dan di kolam peserta perempuan di isi 150 kg. “Peserta di kolam lele sekitar seratusan orang, dan di kolam ikan mas dan nila ada sekitar seratus lima puluhan orang,”jelas dia.

Selain lomba itu, lanjutnya, panitia juga menggelar hiburan rakyat dengan mengadakan pertunjukan kudalumping di dusun empat, dan orgenan yang dilaksanakan di dusun lima.”Pada acara puncak, telah dibagikan hadiah bagi para pemenang lomba dalam rangkaian HUT RI ke 71,”pungkas Ahmad.(rid).

Sumber: http://radarkotabumi.co.id/